“EXPLOITASI FAUNA”

ipa2d
Dalam seni instalasi ini, kami memilih tema “EXPLOITASI FAUNA” karena semakin bertambahnya usia bumi ternyata juga masih banyak pengeksploitasi-an fauna, yang dapat mengakibatkan berkurangnya keanekaragaman fauna di Indonesia. Seni instalasi kami menceritakan tentang fauna (harimau sebagai obyek yang kami pilih) yang sedang berhadapan dengan seorang pemburu di sebuah ring yang melambangkan arena pertarungan. Dengan tujuan, agar penerus bangsa seperti kami, dapat lebih peduli lagi dengan fauna di Indonesia, karena fauna di Indonesia dapat menjadi lambang jati diri negara Indonesia.
ipa2a

ipa2b

ipa2c

ipa2e

Karya :

Debby Anggara
Desy Annisyah, Nandya Laksita
Ermayani Sholikah
Galuh Sasanti
Nadia Rizki
Puput Istika
Yuli Indra
Ardika Riadinata
Dalifa Iqbal
Yandika Fattaah

Iklan

PELAKSANAAN PAMERAN SENI INSTALASI “STOP ILLEGAL LOGGING”

9 Februari 2014, Dimulai pada jam 07.00 kami mulai melakukan pengerjaan akhir. Sebagian dari kami mengecat replika pohon terbesar dan sebagian mengecat pohon yang terbuat dari sterofoam. Proses pengecatan ini yang cukup membuat kelelahan mengiat besarnya replika yang dibuat . pada pukul 12.00 semua sudah selesai dicat. Sebagian beristirahat dan ada yang membuat papan yang bertuliskan “ the forest is the mother of world” dimana maksud dari kalimat itu adalah hutan sebagai ibu dunia.

Camera 360

Setelah semua selesai mulai penataan, pertama karung goni yang telah disobek diletakkan sebagai alas pasir , setalah itu pasir diratakan diatas karung goni. Karena karungnya kurang maka terpaksa pasir yang diletakkan diratakan pada lantai sekitarnya. Setelah pasir selesai diratakan , pohon dari sterofoam ditata diatas pasir. Kemudian agar terlihat hidup kami menambahkan daun kering diatasnta. Setelah selesai , papan nama yang bertuliskan “ the forest is the mother of world” diletakkan tepat didepan sendiri sehinnga dapat telihat. Sebelum pulang kami kembali memasang terpal agar nanti apabila hujan karya kami tidak basah.

Hari senin pukul 06.15, banyak siswa yang lewat disekitar tempat pameran kami . komenternya pun bermacam-macam . ada yang bilang bagus dan ada yang bilang “ kok cuma begitu saja “ . beberapa guru pun ada yang memuji, bahkan ada yang mengatakan bahwa karya kami bisa mendukung program adiwiyata.

Pada hari kamis kami mendapat laporan dari pembina kami , bahwa pasir yang dipergunakan sebagai salah satu pelengkap seni kami ternyata menjadi tempat kucing membuang hajatnya. Dan beliau mengimbau untuk segera menyelesiakan persoalan yang ada.

Hari Jum’at kami cukup prihatin karena karya kami kotor oleh abu vulkanik akibat letusan gunung kelut pada tanggal 14 Februari. Kemudian karena waktu pameran habis pada hari senin, 17 Februari kami mulai membongkar stan pameran dan membersihkannya .

Manfaat dari kegiatan kami yaitu :
1.Bagi siswa yang tergabung dalam kelas seni rupa kelas XII IPS 3 mendapat pengalaman berorganisasi sehingga meningkatkan rasa kebersamaan , kekeluargaan , hidup rukun , saling gotong royong untuk bekerja sama dalam melaksanakan pameran dengan tema penebangan liar.
2.Mempererat tali silahturahmi antar siswa dan siswi baik sekelas maupun lain kelas khususnya kelas XII IPS 3.
3.Meningkatkan apresiasi siswa sehingga memperoleh pengalaman baru dalam menyelenggarakan pameran ini.
4.Menggungkapkan gagasan dari kami atas keadaan aktual , agar semua warga SMA Negeri 1 Kota Madiun sadar bahwa alam adalah bagian dari kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan dimana pada saat ini hutan sebagai paru-paru kota kebanyakan telah rusak akibat penebangan liar dan perlu untuk dilestarikan .