Jackson Pollock (Action painting)

Sebelum lebih jauh kita mengulas tentang aliran action painting , kita perlu tau artinya dulu dong .
Action panting adalah lukisan yang tidak mementingkan bentuk , yang penting adalah aksi atau cara dalam melukisnya kawan 
Yang aku baca nih , Action painting diciptakan oleh seorang pengamat seni bernama Harold Rosenberg. Siapakah dia ? dia
Harold Rosenberg lahir pada 2 Februari 1906 di New York City dan meninggal dunia 11 Juli 1978, New York City juga , beliau adalah seorang Amerika penulis, pendidik, filsuf dan kritikus seni . Dia menciptakan istilah Action Painting pada tahun 1952 untuk apa yang kemudian dikenal sebagai abstrak ekspresionisme . Rosenberg terkenal karena kritik seni. Dimulai pada awal 1960-an ia menjadi Kritik seni untuk majalah New Yorker.
Nah tau kan siapa pencipta aliran action painting ini 😀
Action Painting biasa disebut juga dengan “Gestural abstraction”
Dan seniman yang pertama kali membuat karya pada kanvas dengan action painting , ia adalah Jackson Pollock . nih kawan-kawan hasilnya lukisannya 

gambar ke 1
Autumn Rhythm (Number 30), 1950
Jackson Pollock (American, 1912–1956)
Enamel on canvas
105 x 207 in. (266.7 x 525.8 cm)
George A. Hearn Fund, 1957 (57.92)
© 2011 The Pollock-Krasner Foundation / Artists Rights Society (ARS), New York

Bagus kan ?
Warna-warni pada lukisan ini , dengan gerakan dan individualitas lukisan jackson pollock terkenal diseluruh dunia dengan teknik “meneteskan cat pada kanvas”

lukisan Lavender Mist ,

gambar ke 2
Artist: Jackson Pollock
Completion Date: 1950
Style: Action painting
Period: Drip period
Genre: abstract painting
Technique: oil
Material: canvas

dibuat oleh Pollock pada tahun 1950, adalah salah satu lukisan paling terkenal Jackson Pollock . Kanvas dengan ukuran lebar 10 kaki dengan cat yang menetes dan berceceran. Garis warna bergerak ke segala arah, dan jejak tangan Pollock yang telah dicelupkan ke dalam cat muncul di sudut kanan atas kanvas. Suasana yang panik mencoba untuk dituangkan dalam lukisan itu dan terkesan tidak dapat beristirahat.
lukisan tersebut diciptakan melalui proses tindakan, proses melihat dan mereka juga melibatkan proses aktif
nah , dari yang aku tulisan kan ini . menurutku sih , action painting adalah Lukisan Aksi mengacu pada gaya yang menyerupai seni pertunjukan, dimana seseorang dengan bebas melepaskan dan melepaskan emosi. Ini adalah dalam kinerja lukisan tindakan yang plot dibuat oleh seniman. Namun, tidak ada motif sentral. Aksi lukisan menceritakan sebuah cerita tanpa menggunakan gambar pusat, hanya melalui tindakan.

Sumber : http://www.wikipaintings.org/en/jackson-pollock/not_detected_185248
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20111004050934AAjQwEe

oleh septiviani aulia nisa xi ips 3

Iklan

GERAKAN SENI RUPA BARU DI INDONESIA

Pada kali ini kita akan membahas mengenai gerakan seni rupa baru di Indonesia. Gerakan seni rupa baru di Indonesia didirikan oleh beberapa tokoh diantaranya Ris Purnomo, S. Prinka, Anyool Soebroto, Satyagraha, Nyoman Nuarta, Pandu Sudewo, Dede Eri Supriya, Jim Supangkat, Siti Adiyati Subangun, F.X Harsono, Nanik Mirna, Hardi, Wagiono. S, Agus Tjahjono, B. Munni Ardhi dan Bachtiar Zainoel. Mereka membentuk gerakan seni rupa baru di Indonesia Sebagai sebuah usaha dari sekelompok akademisi atau mahasiswa seni rupa yang menentang monopoli seni oleh sekelompok seniman saja. Monopoli di sini adalah terlalu kuatnya pengaruh modern dari seniman senior mereka yang sekaligus menjadi pengajar mereka di kampus, yang dalam beberapa hal mengekang kemungkinan akan bentuk – bentuk baru dari kesenian itu sendiri. Hal tersebut mereka wujudkan dalam bentuk pameran bertajuk “ Pasaraya Dunia Fantasi “ di Taman Ismail Marzuki pada tanggal 2 hingga 7 agustus 1975, tepat delapan bulan setelah peristiwa Desember hitam. Adapun beberapa pendapat yang mengatakan bahwa peristiwa desember hitam adalah awal dari Gerakan Seni Rupa Baru itu sendiri. 4 tahun kemudian Gerakan Seni Rupa baru mendeklarasikan manifesto Gerakan Seni Rupa Baru atau yang biasa disingkat menjadi GSRB adalah salah satu penanda dari awal mula kelahiran dari seni rupa kontemporer di Indonesia.
Teman- teman GSRB juga bias dimaknai sebagai penanda dari gelombang perkembangan seni rupa pada tahun 1974-1977 yang memasuki daerah pijak baru yaitu perubahan manifestasi secara fisik dan konsep secara besar – besaran. Bahkan ada sebagian pendapat yang menganggap bahwa GSRB menghasilkan denyut yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok seni rupa pendahulunya yaitu Persatuan Ahli Gambar Indonesia (PERSAGI) yang digawangi oleh Agus Djajadan S. Sudjojono. Karena GSRB menyodorkan permasalahan yang lebih kompleks melalui menifestonya dibandingkan dengan apa yang di sodorkanoleh PERSAGI. Manifesto GSRB bertujuan untuk menegaskan dengan tujuan meruntuhkan definisi seni rupa yang terkungkung kepada seni lukis, seni patung dan seni grafis. Keyakinannya: estetika seni rupa merupakan gejala jamak.
Berikut ini adalah salah satu karyaseni pada periode gerakan seni rupa baru di Indonesia karya maryono setyawan

SILAHKAN KLIK LINK DISINI

(Editor : annies, arvita, iga, miya, senja) / XII IA 4

Arie Smith dan Kiprahnya pada Perkembangan Seni Lukis Indonesia

Masa Indonesia Jelita ditandai dengan datangnya pelukis dari luar negeri yang sebagian menetap di Indonesia untuk melukis keindahan alam Indonesia. Juga ditandai dengan masuknya pengaruh pengusaha dan pedagang pada masa penjajahan. Pada awal abad ke 20 banyak peminat lukisan alam di Indonesia.
Pada masa Indonesia Jelita (Indie Mooi) muncul banyak pelukis muda yang memiliki konsep berbeda dengan masa perintisan, yaitu melukis keindahan dan keelokan alam Indonesia.
Lukisan masa Indie Mooi hanya menyenangkan secara visual, serba indah namun miskin kreativitas dan tidak menghayati subyek yang dilukisnya, karena mereka terkena getah kesuraman seni lukis Belanda yang diakibatkan oleh peperangan Napoleon di Eropa yang tak kunjung padam.

Adrianus Wilhelmus Smith, lebih dikenal sebagai Arie Smith lahir di Zaandam, Belanda pada tahun 1916. Pindah dan tinggal di Bali dari 1956. Jatuh cinta dengan budaya Bali sejak itu.
Ia membentuk komunitas seniman di desa Pengosekan Ubud dekat dikenal sebagai ‘Young Artist’.

Lukisannya memiliki bentuk sederhana atau naif. Gaya ini mungkin mempengaruhi anggota Young Artist. Gaya “Young Artist” yang sekarang populer dalam lukisan Bali diperkenalkan oleh pelukis Belanda Arie Smith. Sebagain pelukis asing lainnya juga terinspirasi seniman Bali untuk mengadopsi teknik barat tetapi lukisan tradisional Bali masih dibuat. Tapi Arie Smith mempengaruhi secara dominan.

Lukisan mereka sering naif tapi kuat dalam warna. Mereka menggunakan warna yang tidak biasa untuk objek, seperti merah untuk laut, biru untuk kulit, kuning untuk langit, dll

Karya-karyanya ditampilkan di ARMA museum seni, Museum Neka di Ubud, Bali dan Penang Museum, Malaysia.

Judul : Full moon ceremony
Media : Canvas dan Cat Air

Yang tergambarkan dari lukisan ini adalah ketenangan dan keindahan pulau bali akan budaya dan bangunan bali yang khas dengan gapuranya.
Gaya Lukisan saat melukis karya ini adalah Young Artist, yang gaya lukisan dibuat olehnya sendiri

Editor : Dimas Herlambang, Fajar Sidiq R., Nurma Satria, Ghali Marzani XII IPA 3