Cerita Mistis Tentang Buah ARBEI Yang Tumbuh di Smasa

Jika kita tahu tentang buah hitam dan merah yang berada di samping perpustakaan dan menjulang sampai ke halaman lantai 2 Ruang kelas XI IPA 4 dan 5 mungkin kita akan tahu kalau itu merupakan buah arbei atau Murbei (Morus alba L). Konon katanya Buah tersebut berasal dari Cina (bahasa Cinanya Sang shen) dan memiliki banyak khasiat yang dapat menyembuhkan segala macam penyakit terutama untuk obat sakit Diabetes, daunnya dapat memperkuat Ginjal dan memperlancar sirkulasi darah.

nah,…. ada sekelumit kisah misteri dibalik itu??? ini yang perlu diketahui oleh kita…
Ceritanya begini.. Dahulu kala ada seorang Pertapa dari Cina yang bernama Chen Kwan Bim dan orang-orang biasa memanggil Kakek Bimbi. Kakek tersebut senang merantau. Dan ditengah perjalanan dia istirahat dibawah pohon. Dalam istirahatnya dia bersemedhi dan dalam semedhinya dia menemukan sebuah petunjuk dari tuhan bahwa di suatu negeri yang berada di sebelah timur akan menjadi negeri yang makmur negeri itu bernama tanah jawa. akhirnya dia memutuskan untuk mendatangi negeri tersebut, dan bercita-cita menetap disana. Dia merenung betapa bahagianya jika hidup di tanah Jawa…

Dalam Perenungannya itu munculah asap tebal menyelimuti sekelilingnya dengan aroma dupa yang sangat menyengat. Dan seketika itu segumpal asap tersebut berubah menjadi buah labu…. Dia menggerutu : “Healah…. tibakno labu to kuwi mau.. Biasa bendino aku mangan ngono kuwi. wisssss…gak lucu….”
Sambil mengira-ira kiranya siapa yang mengirim labu itu, Kakek Bimbi melihat keatas dan tidak sengaja melihat pohon tempat berteduhnya memiliki buah yang kecil-kecil. Dia menggerutu lagi ” Pohon segini besarnya punya buah kok kecil… Tuhan tidak adil… Masak Labu aja yang Pohonnya sekecil itu Buahnya besar… Dia semakin menggerutu dan memaki-maki Tuhan.

Dalam waktu yang bersamaan bertiup angin sepoi-sepoi yang membuat kakek Bimbi mengantuk dan hampir tertidur. Sebelum sempat matanya terpejam hidungnya kejatuhan Buah yang kecil tersebut. Terkejut dia rupanya… sambil berkata dalam hati. Ya Tuhan, Ampunilah diriku yang tidak mempercayaimu bahwa hanya Engkaulah yang maha adil, Telah Engkau ciptakan buah yang kecil dari pohon yang besar dan Engkau ciptakan buah yang besar dari pohon yang kecil, Jika Engkau ciptakan buah yang kecil itu Sebesar Labu, jadi apa hidungku tadi. Ampinilah Ya ALLAH atas kekhilafanku. Semoga Engkau tunjukkan padaku jalan yang engkau Ridloi.

Akhirnya si-Kakek memotong ranting pohon tersebut dan dibawanya ke tanah jawa untuk ditanam disana, dia menganggap itu merupakan buah yang sangat langka dan pantas untuk dipersembahkan kepada raja di Jawa. Karena kakek tersebut memiliki kesaktian, secepat kilat sudah sampai tanah jawa tepatnya di Jalan Mastrip No.19 Kota madiun. Disana si-Kakek melihat anak-anak sedang memetik buah dan dimakannya. Dia tertarik dengan buah yang dimakan anak-anak itu, kemudian si Kakek bertanya pada salah satu anak disana. “Nak buah apa yang kau makan nak?… “Buah Murbei kek…” jawab si Anak.. Opo????…. Arbei….? Ndelok nduk koyo opo bentuke Arbei iku..???.. Si Anak memberikan Buah Murbei tersebut ke Kakek Bimbi. Healahhhh…. kok podho karo sing tak gowo iki yoooo???… Yaahh…ternyata di tanah Jawa banyak buah seperti itu. Akhirnya si Kakek tidak jadi mempersembahkan kepada raja, karena di Jawa ternyata banyak buah yang seperti itu.
Akhirnya si Kakek memutuskan tinggal di tanah Jawa, dan memilih Kabupaten Madiun tepatnya di kecamatan Jiwan.
Inilah Fragmen yang di tampilkan oleh siswa kelas XI IPA 5 silahkan dilihat fotonya ……………

trus apa hubungannya dengan SENI RUPA SMASA??????…. hubungannya begini… Tadi siang habis membuat Gambar mistar anak-anak pusing bin mumet bin ruwet…. trus melampiaskan ke-mumetan-nya dengan menghabiskan buah murbei itu sekalian daun-daunnya dimakan juga dan tak ketinggalan batang-batangnya juga dimakan, Lha anak seni tari ikut ketularan ……………………….mumetnya………

Iklan

8 comments on “Cerita Mistis Tentang Buah ARBEI Yang Tumbuh di Smasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s