seni lukis wakidi ngarai sihanok

Ngarai Sihanok (INDONESIA JELITA / MOOI INDIE)

INDONESIA JELITA / MOOI INDIE
Pada artikel kami kali ini, kami akan membahas tentang periode Indonesia Jelita / Mooi Indie.Sebelumnya kami akan membahas mengenai apa itu Periode Indonesia Jelita / Mooi Indie.

Apa pengertian periode Indonesia Jelita / Mooi Indie ?
Mazhab atau cara pandang kolonialisme Belanda atas negeri jajahannya
yaitu Hindia Belanda ( Indonesia ) yang lebih menonjolkan keindahan luar tanpa dapat membawakan latar belakang karya kebudayaan yang sebenarnya.

Sejarah singkat Periode Indonesia Jelita / Mooi Indie
Dalam masa Hindia-belanda, Indonesia memasuki periode melukis realis yang di kenal dengan istilah Mooi Indie.periode ini di mulai ketika Indonesia telah mengalami kekosongan hampir setengah abad sejak perkembangan masa awal yang di rintis oleh Raden Saleh.
Pengangkatan tema seni lukis ini berlangsung pada masa hindia Belanda antara tahun 1952-1938.
Pada awalnya kecenderungan pengambilan tema lukisan pemandangan alam di hadirkan oleh pemerintah Hindia Belanda dari para pelukis dari negara asal yang kemudian di ajarkan pada pelukis Indonesia.

Bagaimana ciri-ciri Periode Indonesia Jelita / Mooi Indie ?
1. Objek lukisan didominasi oleh unsur Keindahan
2. Cahaya dan warna-warni alam dilukis / digambarkan semirip aslinya.
3. Suasana keindahan alam dilebih-lebihkan.

Setelah memahami beberapa penjelasan mengenai Periode Indonesia Jelita / Mooi Indie,Berikut ini merupakan contoh Lukisan pada masa Periode Indonesia Jelita / Mooi Indie

Judul : Ngarai Sihanok
Karya : Wakidi

Secara teknis, penggambaran lukisan pemandangan alam ini menggunakan faedah teknis yang telah menjadi kebiasaan dan ketentuan dalam seni lukis Belanda dan Eropa. Dalam teknis perspektif harus di perhitungkan secara teliti dan mendetail. Ruang Lukisan pun di bagi menjadi tiga bagian yaitu depan,tengah,dan belakang. Salah satu dari ruang itu akan di tonjolkan dan di beri cahaya sedangkan ruang0ruang lainnya akan di redam dan di matikan. Warna-warna pun di pilih dan di ambil dengan ketentuan yang lazim, di campur baik-baik dan menghindari pencampuran di kanvas untuk menjauhkan kesan kotor, dan kemudian di goreskan secara halus di atas kanvas.

Penilis: Elga ,Andira ,Fadela ,Martina ,Nikmas XII IPS 3